Main Article Content
Abstract
Moral education plays a significant role in the field of education. Ibn Miskawaih, a Muslim philosopher who concentrated on ethical philosophy, provided an essential foundation for moral development. This article explores Ibn Miskawaih’s biography and works, his thoughts on the philosophy of moral education, and their relevance to contemporary Islamic education. This study employs a qualitative approach using library research. The primary source is the translated version of Ibn Miskawaih’s Tahdzib al-Akhlaq, while secondary sources include relevant books and scholarly journals. Data were collected through documentation and analyzed using inductive methods. Ibn Miskawaih argued that the essence of human goodness lies in the ability to think, which distinguishes humans from other creatures. The main goal of moral education is to elevate humans from a despicable state to noble character. The proposed methods include habituating students to love religious values, perform religious obligations, control worldly desires, and develop social awareness. Ibn Miskawaih also permitted light punishment as a means of discipline. His thoughts remain relevant to modern education, though their application in Indonesia faces dilemmas due to the provisions of Law No. 23 of 2002 on Child Protection.
[Pendidikan akhlak memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan. Ibnu Miskawaih, seorang filsuf Muslim yang berfokus pada filsafat etika, telah meletakkan dasar dalam proses pembinaan akhlak. Artikel ini menguraikan biografi singkat dan karya-karya Ibnu Miskawaih, pemikirannya mengenai filsafat pendidikan akhlak, serta relevansinya dengan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Sumber primer penelitian adalah terjemahan kitab Tahdzib al-Akhlaq karya Ibnu Miskawaih, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari buku dan jurnal ilmiah terkait. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi dan dianalisis dengan teknik induktif. Menurut Ibnu Miskawaih, esensi kebaikan manusia terletak pada kemampuannya berpikir, karena berpikir merupakan ciri khas manusia yang membedakannya dari makhluk lain. Tujuan utama pendidikan akhlak adalah mengangkat manusia dari derajat tercela menuju kesempurnaan akhlak. Metode yang diajukan meliputi: membiasakan murid mencintai kemuliaan agama, melaksanakan kewajiban syariat, mengendalikan hawa nafsu duniawi, serta menumbuhkan kepedulian sosial. Ibnu Miskawaih juga memperbolehkan bentuk hukuman ringan sebagai sarana mendisiplinkan murid. Pemikirannya tetap relevan dengan dunia pendidikan kontemporer, meskipun penerapannya di Indonesia menghadapi dilema akibat benturan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.]
Keywords
Article Details
Copyright (c) 2025 Eni Sarmiati, Maragustam Siregar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
How to Cite
References
- Abnisa, A. P. (2022). Prinsip-prinsip Motivasi dalam Pembelajaran Perspektif Al-Qur`an. CV Adanu Abimata.
- Anam, H., & Lessy, Z. (2022). Konsep Pemikiran Ibnu Miskuwaihi tentang Pendidikan Akhlak dan Relevansinya dengan Dunia Pendidikan Islam di Masa Modern. Fondatia, 6(4), 955–971. https://doi.org/10.36088/fondatia.v6i4.2327
- Arifin, Y. (2018). Pemikiran Emas Para Tokoh Pendidikan Islam. IRCiSoD.
- Bariyah, S. K. (2019). Peran Tripusat Pendidikan dalam Membentuk Kepribadian Anak. Jurnal Kependidikan, 7(2), 228–239. https://doi.org/10.24090/jk.v7i2.3043
- Drajat, A. (2011). Filsafat Islam: Buat yang Pengen Tahu. Erlangga.
- Farida, N. A., & Makbul, M. (2023). Konsep Pendidikan Menurut Ibnu Miskawaih dalam Kitab Tahdzib Al-Akhlaq. Agama Dan Keagamaan Islam, 4(1), 30–36.
- Faturrahman, & Nasaruddin. (2023). Pendidikan Etika Moral Dalam Perspektif Ibnu MiskawaihTelaah Atas Kitab Tahzib Al-Akhlak. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 7(1), 17–28.
- Husamah, Restian, A., & Widodo, R. (2019). Pengantar Pendidikan. Penerbit Universitas Muhammadiyah Malang.
- Husnaini, M., Sarmiati, E., & Harimurti, S. M. (2024). Pembelajaran Sosial Emosional: Tinjauan Filsafat Humanisme terhadap Kebahagiaan dalam Pembelajaran. Journal of Education Research, 5(2), 1026–1036. https://doi.org/10.37985/jer.v5i2.887
- Istiqomah, Fokky, F., & Achmad, S. (2020). Dialektika Perlindungan Hukum Bagi Guru Dalam Mendisiplinkan Siswa Di Sekolah. Indonesian Journal of Law and Policy Studies, 1(1), 55. https://doi.org/10.31000/ijlp.v1i1.2634
- Koesoema A, D. (2015). Pendidikan Karakter. PT Kanisius.
- Maela, E., Purnamasari, V., Purnamasari, I., & Khuluqul, S. (2023). Metode Pembiasaan Baik Untuk Meningkatkan Karakter Disiplin Peserta Didik Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(2), 931–937. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.4820
- Miskawaih, I. (1998). Menuju Kesempurnaan Akhlak Buku Daras Pertama tentang Filsafat Etika (Terjemahan dari Tahdzib al-Akhlaq). Mizan.
- Mulia, H. R. (2019). Pendidikan Karakter Analisis Pemikiran Ibnu Miskawaih. Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(1), 19–38. https://doi.org/10.23971/mdr.v2i1.1402
- Nisa, N. (2025). Pendidikan Karakter dalam Pandangan Ibnu Miskawaih dan Relevansinya dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(3), 229–237.
- Ramli, M., & Zamzami, D. N. (2022). Konsep Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih. Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 5(2), 208–220. https://doi.org/10.32923/kjmp.v5i2.2669
- Salim, N. Z., Siregar, M., & Mulyo, M. T. (2022). Rekonstruksi Pendidikan Karakter di Era Globalisasi: Studi Analisis Konsep Pemikiran Ibnu Miskawaih. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 7(1), 28–39. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).9468
- Sanusi, U., & Suryani, R. A. (2018). Ilmu Pendidikan Islam. Deepublish.
- Setiawan Sinaga, J., Suryati, & Syaflita, D. (2023). Implementasi dan Manfaat ICE-Breaking pada Proses Pembelajaran di SMP Negeri 11 Pekanbaru. Jurnal Armada Pendidikan, 1(1), 1–5. https://doi.org/10.60041/jap.v1i1.6
- Shidiq, N., Haryanto, S., & Rohani, E. (2023). Educative Punishment Perspektif Al-Qur`An (Pemaknaan “Pukulan” dalam Q.S. An-Nisa: 34 Paradigma Pendidikan Humanis). Syariati: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Hukum, 8(2), 201–212. https://doi.org/10.32699/syariati.v8i2.4532
- Siregar, M. (2015). Paradigma Revolusi Mental Dalam Pembentukan Karakter Bangsa Berbasis Sinergitas Islam Dan Filsafat Pendidikan. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 12(2), 161–175. https://doi.org/10.14421/jpai.2015.122-03
- Siregar, M. (2019). Filsafat Pendidikan Islam. Kurnia Alam Semesta.
- Suwito. (2004). Filsafat Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih. Belukar.
- Tobroni. (2018). Memperbincangkan Pemikiran Pendidikan Islam dari Idealis Substantif hingga Konsep Aktual. Prenadamedia Group.
- Ujud Supriaji. (2021). Pemikiran Ibnu Miskawaih Tentang Konsep Pendidikan Karakter Akhlak. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi, 3(02), 108–116. https://doi.org/10.53863/kst.v3i02.219
- Wahyu Hidayat, A., & Kesuma, U. (2019). Analisis Filosufis Pemikiran Ibnu Miskawaih (Sketsa Biografi, Konsep Pemikiran Pendidikan, dan Relevansinya di Era Modern). Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 87–107
References
Abnisa, A. P. (2022). Prinsip-prinsip Motivasi dalam Pembelajaran Perspektif Al-Qur`an. CV Adanu Abimata.
Anam, H., & Lessy, Z. (2022). Konsep Pemikiran Ibnu Miskuwaihi tentang Pendidikan Akhlak dan Relevansinya dengan Dunia Pendidikan Islam di Masa Modern. Fondatia, 6(4), 955–971. https://doi.org/10.36088/fondatia.v6i4.2327
Arifin, Y. (2018). Pemikiran Emas Para Tokoh Pendidikan Islam. IRCiSoD.
Bariyah, S. K. (2019). Peran Tripusat Pendidikan dalam Membentuk Kepribadian Anak. Jurnal Kependidikan, 7(2), 228–239. https://doi.org/10.24090/jk.v7i2.3043
Drajat, A. (2011). Filsafat Islam: Buat yang Pengen Tahu. Erlangga.
Farida, N. A., & Makbul, M. (2023). Konsep Pendidikan Menurut Ibnu Miskawaih dalam Kitab Tahdzib Al-Akhlaq. Agama Dan Keagamaan Islam, 4(1), 30–36.
Faturrahman, & Nasaruddin. (2023). Pendidikan Etika Moral Dalam Perspektif Ibnu MiskawaihTelaah Atas Kitab Tahzib Al-Akhlak. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 7(1), 17–28.
Husamah, Restian, A., & Widodo, R. (2019). Pengantar Pendidikan. Penerbit Universitas Muhammadiyah Malang.
Husnaini, M., Sarmiati, E., & Harimurti, S. M. (2024). Pembelajaran Sosial Emosional: Tinjauan Filsafat Humanisme terhadap Kebahagiaan dalam Pembelajaran. Journal of Education Research, 5(2), 1026–1036. https://doi.org/10.37985/jer.v5i2.887
Istiqomah, Fokky, F., & Achmad, S. (2020). Dialektika Perlindungan Hukum Bagi Guru Dalam Mendisiplinkan Siswa Di Sekolah. Indonesian Journal of Law and Policy Studies, 1(1), 55. https://doi.org/10.31000/ijlp.v1i1.2634
Koesoema A, D. (2015). Pendidikan Karakter. PT Kanisius.
Maela, E., Purnamasari, V., Purnamasari, I., & Khuluqul, S. (2023). Metode Pembiasaan Baik Untuk Meningkatkan Karakter Disiplin Peserta Didik Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(2), 931–937. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.4820
Miskawaih, I. (1998). Menuju Kesempurnaan Akhlak Buku Daras Pertama tentang Filsafat Etika (Terjemahan dari Tahdzib al-Akhlaq). Mizan.
Mulia, H. R. (2019). Pendidikan Karakter Analisis Pemikiran Ibnu Miskawaih. Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(1), 19–38. https://doi.org/10.23971/mdr.v2i1.1402
Nisa, N. (2025). Pendidikan Karakter dalam Pandangan Ibnu Miskawaih dan Relevansinya dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(3), 229–237.
Ramli, M., & Zamzami, D. N. (2022). Konsep Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih. Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 5(2), 208–220. https://doi.org/10.32923/kjmp.v5i2.2669
Salim, N. Z., Siregar, M., & Mulyo, M. T. (2022). Rekonstruksi Pendidikan Karakter di Era Globalisasi: Studi Analisis Konsep Pemikiran Ibnu Miskawaih. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 7(1), 28–39. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).9468
Sanusi, U., & Suryani, R. A. (2018). Ilmu Pendidikan Islam. Deepublish.
Setiawan Sinaga, J., Suryati, & Syaflita, D. (2023). Implementasi dan Manfaat ICE-Breaking pada Proses Pembelajaran di SMP Negeri 11 Pekanbaru. Jurnal Armada Pendidikan, 1(1), 1–5. https://doi.org/10.60041/jap.v1i1.6
Shidiq, N., Haryanto, S., & Rohani, E. (2023). Educative Punishment Perspektif Al-Qur`An (Pemaknaan “Pukulan” dalam Q.S. An-Nisa: 34 Paradigma Pendidikan Humanis). Syariati: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Hukum, 8(2), 201–212. https://doi.org/10.32699/syariati.v8i2.4532
Siregar, M. (2015). Paradigma Revolusi Mental Dalam Pembentukan Karakter Bangsa Berbasis Sinergitas Islam Dan Filsafat Pendidikan. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 12(2), 161–175. https://doi.org/10.14421/jpai.2015.122-03
Siregar, M. (2019). Filsafat Pendidikan Islam. Kurnia Alam Semesta.
Suwito. (2004). Filsafat Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih. Belukar.
Tobroni. (2018). Memperbincangkan Pemikiran Pendidikan Islam dari Idealis Substantif hingga Konsep Aktual. Prenadamedia Group.
Ujud Supriaji. (2021). Pemikiran Ibnu Miskawaih Tentang Konsep Pendidikan Karakter Akhlak. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi, 3(02), 108–116. https://doi.org/10.53863/kst.v3i02.219
Wahyu Hidayat, A., & Kesuma, U. (2019). Analisis Filosufis Pemikiran Ibnu Miskawaih (Sketsa Biografi, Konsep Pemikiran Pendidikan, dan Relevansinya di Era Modern). Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 87–107