Main Article Content
Abstract
Penggunaan media sosial yang tinggi di kalangan remaja, khususnya Instagram, telah memberikan pengaruh signifikan terhadap persepsi tubuh atau body image. Persepsi negatif terhadap tubuh yang dipicu oleh eksposur konten idealisasi fisik di media sosial dapat berdampak pada penurunan harga diri hingga munculnya risiko gangguan kesehatan mental. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja perempuan mengenai body image serta dampak media sosial melalui pendekatan edukatif dan reflektif. Program dilaksanakan secara luring selama dua hari dan melibatkan 150 mahasiswi usia 17–21 tahun pengguna aktif Instagram. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi kelompok terpimpin, aktivitas journaling, dan afirmasi positif, serta post-test sederhana untuk mengukur perubahan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep body image sehat dan kemampuan mengenali tekanan sosial dari media sosial. Aktivitas reflektif seperti journaling dan afirmasi terbukti efektif dalam membantu peserta membangun penerimaan diri dan menumbuhkan harga diri positif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan psikologis-partisipatif dalam edukasi remaja mampu menjadi strategi preventif terhadap dampak negatif media sosial serta meningkatkan resiliensi psikologis dalam menghadapi standar kecantikan yang tidak realistis.
[The high use of social media among adolescents, particularly Instagram, has significantly influenced body image perception. Negative body image triggered by exposure to idealized physical content on social media can lead to decreased self-esteem and increased risk of mental health disorders. This community service program aimed to enhance adolescent girls' understanding and awareness of body image and the impact of social media through educational and reflective approaches. The program was conducted offline over two days and involved 150 female university students aged 17–21 who are active Instagram users. The methods used included informative sessions, guided group discussions, journaling activities, positive affirmations, and a simple post-test to measure participants’ changes in understanding. The results showed an increase in participants’ comprehension of healthy body image concepts and their ability to recognize social media pressures. Reflective activities such as journaling and affirmations proved effective in helping participants build self-acceptance and foster positive self-esteem. This program demonstrates that a participatory psychological approach in adolescent education can serve as a preventive strategy against the negative effects of social media and enhance psychological resilience in facing unrealistic beauty standards.]