Main Article Content
Abstract
Based on the low mastery of Arabic vocabulary among students of MIN 6 Padang City which has an impact on their low interest and participation in learning, this service activity aims to improve students' mufradat skills through an innovative approach based on interactive educational games. This activity was carried out on July 8-10, 2025 at MIN 6 Padang City involving 30 students as the main participants. The method used includes the preparation stage of game media, the implementation of interactive training, assistance in the practice of using the game, and evaluation of student learning outcomes. In the implementation, students were divided into two groups to facilitate assistance and observation during the activity. The evaluation results showed a significant increase in students' vocabulary mastery as reflected in the comparison of the initial and final test scores. In addition, students showed an enthusiastic and active attitude during the learning process. The educational games developed proved to be able to create a fun and participatory learning atmosphere. This activity not only succeeded in improving students' Arabic language skills but also fostered the spirit of learning and cooperation among participants. The active involvement of students in the learning process is the key to the success of this program. In conclusion, the use of educational games as learning media proved to be an effective new approach in improving students' mufradat skills at the elementary level as well as a learning model that can be replicated in other schools by adjusting the context and needs of the learners.
[Berdasarkan rendahnya penguasaan kosakata bahasa Arab di kalangan siswa MIN 6 Kota Padang yang berdampak pada rendahnya minat dan partisipasi mereka dalam pembelajaran, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mufradat siswa melalui pendekatan inovatif berbasis permainan edukatif interaktif. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8-10 Juli 2025 di MIN 6 Kota Padang dengan melibatkan 30 orang siswa sebagai peserta utama. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan media permainan, pelaksanaan pelatihan interaktif, pendampingan praktik penggunaan permainan, dan evaluasi hasil belajar siswa. Dalam pelaksanaannya, siswa dibagi menjadi dua kelompok untuk memudahkan pendampingan dan pengamatan selama kegiatan berlangsung. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap penguasaan kosakata siswa yang tercermin dari perbandingan nilai tes awal dan tes akhir. Selain itu, siswa menunjukkan sikap yang antusias dan aktif selama proses pembelajaran. Permainan edukatif yang dikembangkan terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan partisipatif. Kegiatan ini tidak hanya berhasil meningkatkan kemampuan bahasa Arab siswa, namun juga menumbuhkan semangat belajar dan kerjasama di antara para peserta. Keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran menjadi kunci keberhasilan program ini. Kesimpulannya, penggunaan game edukasi sebagai media pembelajaran terbukti menjadi pendekatan baru yang efektif dalam meningkatkan kemampuan mufradat siswa di tingkat sekolah dasar serta menjadi model pembelajaran yang dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain dengan menyesuaikan konteks dan kebutuhan siswa.]